AMBON, PNI.- Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Pattimura (Unpatti) Prof. Dr. Henry Wattimanela melakukan pertemuan dengan Gubernur Maluku dalam rangka mendorong penguatan kolaborasi strategis antara perguruan tinggi dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku. Pertemuan pada Senin (7/9) di Kantor Gubernur Maluku ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan Maluku, khususnya melalui peran pendidikan tinggi, riset, inovasi, serta pengembangan sumber daya manusia.
Dalam pertemuan itu, Dekan FST Unpatti menyampaikan sejumlah gagasan dan potensi kerja sama yang dapat dikembangkan antara FST Unpatti dan Pemerintah Provinsi Maluku. “Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi diarahkan pada program-program yang memiliki dampak nyata bagi pembangunan daerah” ujar Wattimanela.
FST Unpatti dinilai memiliki potensi besar untuk berkontribusi melalui kapasitas akademik dan keilmuan di bidang sains dan teknologi, terutama dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di Maluku. Sinergi antara kampus dan pemerintah juga dinilai penting untuk memastikan hasil riset dan inovasi perguruan tinggi dapat diimplementasikan dalam mendukung kebijakan serta kebutuhan masyarakat.
Pertemuan Dekan FST Unpatti dengan Gubernur Maluku ini sekaligus mempertegas komitmen Unpatti untuk terus mengambil peran dalam pembangunan daerah melalui penguatan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. “Kerja sama strategis tersebut diharapkan dapat membuka ruang yang lebih luas bagi pengembangan program berbasis sains, teknologi, riset, inovasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Maluku,” pungkasnya.(PNI-02)
