AMBON, PNI.-, Sebanyak 15 penumpang kapal kayu yang mengalami mati mesin di perairan antara Pulau Fatujuring dan Pulau Babi, Kabupaten Kepulauan Aru, berhasil dievakuasi Tim SAR Gabungan dalam kondisi selamat, Kamis (22/10) dini hari. Kapal kayu tersebut sebelumnya bertolak dari Desa Dosimar menuju Dobo pada Rabu (21/10). Namun, kapal mengalami mati mesin sekitar pukul 20.00 WIT saat berada di perairan tersebut sehingga membutuhkan bantuan SAR.
Koordinator Unit Siaga SAR (USS) Dobo, Glenn Tehupuring dalam rilisnya kepada wartawan menjelaskan, pihaknya menerima laporan kejadian dari seorang warga bernama Yoksen pada Kamis pukul 01.55 WIT. “Berdasarkan informasi yang kami terima, satu unit kapal kayu dengan 15 orang penumpang berangkat dari Desa Dosimar menuju Dobo pada 21 Oktober pukul 07.30 WIT. Kapal mengalami mati mesin sekitar pukul 20.00 WIT di perairan antara Pulau Fatujuring dan Pulau Babi, Kabupaten Kepulauan Aru, kemudian meminta bantuan SAR,” jelas Glenn.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue USS Dobo bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian. Pada pukul 02.50 WIT, tim SAR tiba di lokasi dan langsung melakukan penyisiran.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Sekitar pukul 03.35 WIT, tim berhasil menemukan kapal kayu beserta seluruh penumpangnya dalam keadaan selamat. Selanjutnya, seluruh penumpang dievakuasi menuju Kota Dobo.
Pada pukul 05.20 WIT, Tim Rescue USS Dobo bersama 15 penumpang berhasil tiba di Pelabuhan Dobo dengan selamat. Para penumpang kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.
Dalam operasi tersebut, Tim Rescue USS Dobo menggunakan satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk mendukung proses pencarian dan evakuasi. Kondisi cuaca di lokasi kejadian dilaporkan berawan, dengan angin bertiup dari timur menuju tenggara berkecepatan 23 knot. Sementara tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.
Setelah seluruh penumpang berhasil ditemukan dan dievakuasi, operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup. Seluruh unsur potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing. Keberhasilan operasi ini memastikan seluruh 15 orang di atas kapal kayu tersebut dapat kembali ke keluarga tanpa adanya korban jiwa.(PNI-02)
