AMBON, PNI.-
Universitas Pattimura (Unpatti) dan Kepolisian Daerah (Polda) Maluku resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama yang dirangkaikan dengan peresmian Police Corner di lingkungan kampus, Selasa (4/3). Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Rektor Lantai 3 Rektorat Unpatti dan dilanjutkan dengan peresmian Police Corner yang berlokasi di UPT Perpustakaan.
Peresmian ini menjadi langkah konkret penguatan sinergi antara dunia akademik dan institusi kepolisian dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di wilayah Provinsi Maluku.
Rektor Unpatti, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy dalam sambutannya menegaskan bahwa hubungan antara Unpatti dan Polda Maluku selama ini telah terjalin secara intens dan konstruktif. Berbagai pembahasan strategis telah dilakukan guna mendukung tugas kepolisian melalui kontribusi akademik, baik dalam bentuk riset, penyediaan data ilmiah, pendidikan, maupun pengabdian kepada masyarakat.
Menurut Rektor, kehadiran police corner merupakan langkah strategis yang tidak hanya memperkuat kerja sama kelembagaan, tetapi juga menghadirkan ruang interaksi langsung antara mahasiswa dan institusi kepolisian. “Upaya ini penting untuk memastikan standar operasional keamanan berjalan optimal serta mendukung terciptanya lingkungan akademik yang kondusif bagi pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi,” ujarnya.

Rektor juga berharap police corner dapat menjadi pusat informasi dan edukasi mengenai layanan kepolisian, rekrutmen, serta berbagai kebijakan dan program yang relevan bagi mahasiswa.
Sementara itu, Wakil Kepala Polda Maluku, Brigjen Pol. Imam Thobroni menegaskan pentingnya kolaborasi antara kepolisian dan dunia akademik dalam menjawab tantangan kamtibmas di wilayah kepulauan Maluku.
Ia menjelaskan bahwa dinamika sosial yang terus berkembang, ditambah kondisi geografis Maluku yang didominasi gugusan pulau dengan jarak berjauhan, menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Keterbatasan sarana, prasarana logistik, serta jangkauan personel hingga ke daerah pelosok turut mempengaruhi percepatan pelayanan kepada masyarakat.
“Meski demikian, hal tersebut tidak menyurutkan komitmen kepolisian untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta menghadirkan rasa aman dan perlindungan bagi seluruh masyarakat Maluku,” tegasnya.
Ia menambahkan, berbagai kendala tersebut tidak dapat diselesaikan secara mandiri oleh Polri, melainkan membutuhkan sinergi konstruktif dengan berbagai pemangku kepentingan. Dalam konteks tersebut, kerja sama dengan kalangan akademisi Unpatti melalui pembentukan Police Corner dinilai sangat krusial.
“Inisiatif ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan profesionalisme personel Polri melalui program pendidikan dan pelatihan yang terarah, serta penguatan kajian ilmiah berbasis riset,” terangnya.
Dengan dukungan akademik yang kuat, jenderal dengan bintang satu di pundak ini berharap dapat terwujud pengembangan sumber daya manusia kepolisian yang adaptif, responsif, dan mampu menjawab tantangan sosial yang terus berkembang di wilayah Maluku.

Menutup sambutannya, Wakapolda menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Unpatti dalam menjalin kemitraan tersebut. Keberadaan Police Corner diharapkan menjadi ruang produktif yang mempertemukan kekuatan teori akademik dengan praktik kepolisian di lapangan, sekaligus melahirkan gagasan, rekomendasi kebijakan, serta inovasi yang mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di Bumi Raja-Raja.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Wakil Rektor Unpatti, para Pejabat Utama Polda Maluku, Sub Koordinator Kerja Sama, serta Sub Koordinator Humas.(PNI-2)
