AMBON, PNI.-
Pertamina memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Maluku dalam kondisi aman jelang Hari Raya Idul Fitri. Hal tersebut disampaikan Sales Branch Manager Pertamina Maluku , Yasyfa M. Putra, usai mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II dan Komisi III DPRD Maluku, Kamis (5/3).
Yasyfa mengatakan, distribusi dan saluran penyaluran BBM di Maluku saat ini berjalan lancar. Stok BBM di wilayah Maluku masih mencukupi untuk beberapa waktu ke depan. “Untuk Pertalite sendiri stoknya cukup hingga sekitar 95 hari ke depan. Sementara untuk Pertamax berada di angka sekitar 108 hari ke depan,” kata Yasyfa kepada wartawan usai RDP di DPRD Maluku.
Selain itu, stok Bio Solar tercatat sekitar 16 hari ke depan. Sementara untuk kebutuhan rumah tangga, khususnya minyak tanah, ketersediaannya mencapai sekitar 91 hari ke depan.
Pertamina juga memastikan ketersediaan bahan bakar pesawat atau avtur, mengingat meningkatnya aktivitas penerbangan menjelang Lebaran, terutama dari para perantau yang akan kembali ke Ambon. “Untuk avtur juga sudah kami amankan, dengan kondisi stok sekitar 91 hari ke depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pertamina akan terus melakukan pemantauan dan pembaruan data stok setiap hari guna menjaga ketersediaan dan keamanan energi di wilayah Maluku.
Pengawasan tersebut dilakukan melalui kinerja Terminal BBM Wayame yang menjadi salah satu pusat distribusi energi di Maluku.
Meski demikian, Pertamina memperkirakan akan terjadi peningkatan konsumsi BBM menjelang hari raya. Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan. “Kami menghimbau masyarakat di Maluku untuk tidak melakukan panic buying. Belilah secukupnya saja, karena berdasarkan perhitungan kami stok aman hingga sekitar 100 hari ke depan,” kata Yasyfa.(PNI-01)
