AMBON, PNI.- Universitas Pattimura (Unpatti) resmi mengumumkan hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Tahun 2026, Senin (25/5). Pengumuman tersebut dapat diakses seluruh peserta melalui laman resmi pengumuman masing-masing.
Tingginya animo masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Pattimura terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai ribuan peserta. Berdasarkan data rekapitulasi, Unpatti menerima sebanyak 5.627 pendaftar yang tersebar pada 83 program studi.
Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Dominggus Malle dalam konferensi pers bersama awak media pada Selasa, 26 Mei 2026 menjelaskan, dari total jumlah pendaftar tersebut, Universitas Pattimura hanya menyediakan kuota sebanyak 3.464 kursi. “Berdasarkan hasil seleksi nasional, jumlah calon mahasiswa baru yang dinyatakan lolos seleksi melalui jalur SNBT sebanyak 2.109 peserta,” ungkapnya.
Ia mengatakan, proses seleksi dilakukan secara nasional dan terintegrasi melalui sistem Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), sehingga seluruh hasil yang diumumkan merupakan hasil murni berdasarkan kemampuan akademik peserta dan ketentuan seleksi yang berlaku.
Menurutnya, tingginya jumlah pendaftar menunjukkan bahwa Universitas Pattimura masih menjadi salah satu perguruan tinggi favorit di kawasan timur Indonesia. Persaingan yang ketat pada sejumlah program studi juga menjadi faktor banyaknya peserta yang belum berhasil lolos pada jalur SNBT tahun ini.
Setelah pengumuman resmi dibuka, ribuan peserta langsung mengakses laman pengumuman untuk mengetahui hasil seleksi mereka. Suasana haru, bahagia hingga kecewa pun mewarnai pengumuman SNBT 2026 tersebut. Pihak Universitas Pattimura mengimbau peserta yang dinyatakan lulus agar segera mengikuti tahapan registrasi ulang sesuai jadwal yang akan diumumkan pihak kampus. Sementara bagi peserta yang belum berhasil, Unpatti meminta agar tetap semangat karena masih terdapat kesempatan melalui jalur seleksi mandiri.
Dengan jumlah pendaftar yang terus meningkat setiap tahun, Universitas Pattimura menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan akademik bagi masyarakat, khususnya di Maluku dan kawasan Indonesia Timur.(PNI-02)
