AMBON, PNI.- Ketua DPRD Maluku, Benhur George Watubun (BGW) menyampaikan apresiasi atas perkembangan Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) yang kini memasuki usia 6 tahun. Hal itu disampaikan Watubun saat menghadiri Dies Natalis ke – 6 Fakultas Hukum UKIM yang berlangsung di Lantai V Kantor DPRD Maluku, Rabu (6/5).
Menurut Watubun, perkembangan Fakultas Hukum UKIM dalam enam tahun terakhir menunjukkan kemajuan yang signifikan, terutama di tengah tantangan global yang semakin kompleks, baik dari sisi geopolitik maupun geostrategi. “Dalam enam tahun perjalanan ini, perkembangan Fakultas Hukum UKIM sangat luar biasa. Saat ini jumlah mahasiswa telah mencapai hampir 500 orang,” ujar Watubun.
Sebagai alumni angkatan pertama Fakultas Hukum UKIM, Watubun mengaku memiliki ikatan emosional yang kuat dengan fakultas tersebut. Meski berlatar belakang pendidikan teknik, dirinya memilih melanjutkan studi hukum sebagai bagian dari pengembangan kapasitas diri.
Ia menjelaskan, keputusan itu didorong oleh pengalaman panjang di dunia politik yang banyak bersinggungan dengan persoalan hukum dan tata pemerintahan. “Saya sarjana teknik, tetapi dalam perjalanan politik, banyak jabatan yang saya emban berkaitan langsung dengan bidang hukum. Bahkan dalam berbagai undangan, saya lebih sering disebut sebagai sarjana hukum,” katanya.
Watubun menilai, ilmu hukum memiliki peran strategis dalam menunjang karier dan pengabdian, khususnya di bidang politik, pemerintahan, maupun pelayanan publik. Karena itu, ia mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan belajar dengan baik dan menyelesaikan studi tepat waktu. “Kita ada hari ini karena ada orang-orang yang telah berjuang sebelumnya, mulai dari penyelenggara universitas hingga civitas akademika. Karena itu, mahasiswa harus menghargai proses ini,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa fakultas hukum merupakan tempat pembentukan karakter dan profesionalisme, sehingga lulusan yang dihasilkan diharapkan tidak hanya memahami hukum secara teoritis, tetapi juga mampu menegakkan keadilan secara bijaksana. “Fakultas hukum adalah ibu bagi kita semua. Dari sini kita belajar menjadi sarjana hukum yang profesional, yang tidak mudah diperalat oleh hukum, tetapi mampu menegakkan keadilan,” tuturnya.
Di akhir penyampaiannya, Watubun berharap mahasiswa Fakultas Hukum UKIM dapat menjadi insan hukum yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara. “Kita tidak tahu hari ini kita mahasiswa, besok akan menjadi apa. Namun dengan bekal ilmu hukum, saya yakin kita bisa menjadi pribadi yang berguna bagi nusa dan bangsa,” tandasnya.(PNI-01)
