AMBON, PNI.- Universitas Pattimura (Unpatti) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Tiga mahasiswanya berhasil meraih medali perunggu dalam ajang National Essay Competition II yang berlangsung pada 18–19 Mei 2026 di Malang Creative Center, Universitas Negeri Malang.
Prestasi tersebut diraih melalui karya inovatif bertajuk “Bank Limbah Pangan Pesisir: Inovasi Social Partnership 4.0” yang mengangkat solusi pengelolaan limbah ikan di kawasan pesisir Kota Ambon berbasis teknologi Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI).
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat, dan Alumni Unpatti, Nur Aida Kubangun, menyebut capaian tersebut menjadi bukti mahasiswa Unpatti mampu bersaing secara nasional melalui karya yang tidak hanya inovatif, tetapi juga berdampak langsung bagi masyarakat. “Prestasi ini sangat baik karena mahasiswa mampu menunjukkan karya yang tidak hanya inovatif, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam pengolahan limbah ikan di kawasan Pasar Arumbai,” ujarnya saat menerima sertifikat dan medali penghargaan dari tim mahasiswa.
Ia menjelaskan, saat ini Unpatti tengah membangun kerja sama dengan pihak Jepang dalam pengembangan teknologi pengolahan sampah. Program tersebut nantinya akan dikolaborasikan dengan bank sampah mahasiswa dan inovasi yang dikembangkan dalam kompetisi nasional tersebut.
Sementara itu, salah satu anggota tim, Wisnu dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpatti, menjelaskan, kompetisi berlangsung melalui beberapa tahapan mulai dari seleksi karya tulis, penentuan finalis, hingga presentasi akhir di hadapan dewan juri. Menurut Wisnu, gagasan tersebut lahir dari persoalan pencemaran lingkungan akibat limbah ikan yang dibuang langsung ke laut di kawasan Pasar Arumbai dan pesisir Teluk Ambon.
Melalui inovasi itu, tim mahasiswa menawarkan konsep pengolahan limbah ikan menjadi pupuk dan maggot dengan dukungan teknologi IoT dan AI untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan limbah. “Atas dukungan universitas, kami berharap inovasi ini dapat direalisasikan sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” katanya.
Selain Wisnu, tim mahasiswa Unpatti juga diperkuat oleh Larastika Bahari dari Fakultas Teknik dan Wa Ode Erni dari Fakultas Sains dan Teknologi.(PNI-02)
