AMBON, PNI.- Universitas Pattimura (Unpatti) resmi membuka pelaksanaan Seleksi Mandiri Ujian Tulis Berbasis Kompetensi (UTBK) penerimaan mahasiswa baru Tahun Akademik 2026. Sebanyak 3.152 calon mahasiswa mengikuti tahapan seleksi untuk memperebutkan kursi di salah satu perguruan tinggi negeri terbesar di kawasan timur Indonesia itu. Pembukaan seleksi dilakukan langsung oleh Rektor Unpatti, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd di Gedung Registrasi Unpatti, Selasa (23/6).
Dalam arahannya, Prof. Leiwakabessy menegaskan bahwa proses penerimaan mahasiswa baru merupakan tahapan penting dalam menjaga kualitas akademik universitas. Karena itu, seluruh rangkaian seleksi harus dilaksanakan secara profesional, transparan, dan berintegritas. “Proses penerimaan mahasiswa baru menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas input akademik Universitas Pattimura. Karena itu seluruh panitia dan pengawas harus bekerja secara profesional,” tegasnya.
Dijelaskan, penerimaan mahasiswa baru Unpatti tahun 2026 dilakukan melalui tiga jalur utama, yakni jalur prestasi, Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan jalur mandiri melalui mekanisme UTBK. Untuk seleksi mandiri tahun ini, peserta mencapai sekitar 3.152 orang yang tersebar di sejumlah lokasi ujian. Pelaksanaan tersebut diharapkan mampu menghasilkan calon mahasiswa yang memenuhi standar akademik Unpatti.
Ia juga menyampaikan bahwa Unpatti memiliki sekitar 100 program studi jenjang sarjana serta berbagai program pascasarjana yang memiliki sistem seleksi tersendiri sebagai bentuk komitmen menjaga mutu pendidikan.
Sementara itu, Koordinator Akademik Unpatti, Ch. Pattiruhu menjelaskan bahwa daya tampung mahasiswa baru Unpatti tahun 2026 mencapai 7.041 orang. Dari jumlah tersebut, jalur SNBP mencatat 4.326 pendaftar dengan 1.761 peserta dinyatakan lulus. Sebanyak 1.475 peserta telah melakukan registrasi ulang.
Sedangkan melalui jalur SNBT, sebanyak 2.109 peserta dinyatakan lulus dan 962 di antaranya telah melakukan registrasi ulang dengan batas akhir hingga 3 Juli. “Masih terdapat sisa kuota sekitar 3.457 kursi yang akan diisi melalui jalur mandiri setelah mempertimbangkan hasil akhir registrasi ulang jalur SNBT,” jelas Pattiruhu.
Ia merinci, peserta seleksi mandiri UTBK tersebar di beberapa lokasi, yakni kampus utama Poka sebanyak 2.715 peserta, PSDKU Kepulauan Aru 186 peserta, PSDKU Maluku Barat Daya 140 peserta, SMA Negeri 1 Dobo 70 peserta, serta SMK Negeri 6 Tanimbar 41 peserta.
Menurut Pattiruhu, tidak seluruh program studi selalu memenuhi kuota dalam satu tahap seleksi. Karena itu, Unpatti masih membuka kemungkinan gelombang kedua untuk program studi tertentu yang belum mencapai daya tampung. Mekanisme tersebut, katanya, menjadi bagian dari upaya universitas dalam menjaga transparansi, pemerataan kesempatan, serta memastikan mahasiswa yang diterima memiliki kualitas sesuai kebutuhan akademik.
Dengan pelaksanaan seleksi mandiri UTBK ini, Unpatti berharap dapat menjaring calon mahasiswa terbaik yang siap menjadi bagian dari perjalanan akademik dan pengembangan sumber daya manusia Maluku.(PNI-02)
