AMBON, PNI.- Universitas Pattimura (Unpatti) menggelar sosialisasi terkait akun belanja imbalan kerja dalam transaksi Badan Layanan Umum (BLU) serta aturan penggunaan saldo kas BLU di Aula Rektorat, Kamis (2/4). Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan dalam pengelolaan keuangan institusi.
Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, Pieter Kakesina menegaskan, masih ada perbedaan pemahaman dalam penggunaan akun belanja berdampak pada lambatnya proses pencairan dana dan realisasi anggaran. “Melalui sosialisasi ini, kita ingin memastikan tidak ada lagi perbedaan persepsi, sehingga proses pencairan dan realisasi anggaran dapat berjalan lebih cepat dan tepat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, percepatan realisasi anggaran memiliki dampak langsung terhadap tingkat penyerapan anggaran Unpatti yang secara rutin dipantau oleh Kementerian Keuangan, Kantor Wilayah, serta Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).
Dalam kesempatan tersebut, Kakesina juga menyoroti kebijakan terbaru terkait Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu dan Pegawai BLU (PGW-BLU). Ia menyampaikan bahwa mulai tahun ini, seluruh PGW-BLU akan menerima Surat Keputusan (SK) secara individu, tidak lagi kolektif, dengan struktur gaji yang disesuaikan setara PPPK paruh waktu.
Menurutnya, sosialisasi ini penting guna mendukung tata kelola anggaran BLU yang lebih akuntabel dan mencegah potensi temuan akibat kesalahan penggunaan akun belanja. “Setiap jenis belanja memiliki akun masing-masing, sehingga harus dipahami dengan benar,” tegasnya.
Dia mengaku, besaran gaji PGW-BLU di lingkungan Unpatti saat ini masih belum setara dengan Upah Minimum Regional (UMR) Maluku, karena disesuaikan dengan kemampuan pendapatan universitas.
Ke depan, ia berharap seluruh pegawai, baik PPPK paruh waktu maupun PGW-BLU, dapat meningkatkan kinerja sesuai dengan tanggung jawab dan remunerasi yang diterima, sekaligus mendorong pengelolaan keuangan yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Maluku, Jaya Putra Abdurrahman Nasution, Amal Akbar Yasser Arafat, dan Anggun Ayu Puspita. Sosialisasi diikuti oleh para Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum, koordinator, subkoordinator, serta bendahara di lingkup Universitas Pattimura.(PNI-02)
