BANJARMASIN, PNI.- Direktur Program Pascasarjana Universitas Pattimura (Unpatti), Prof. Dr. Richard B. Luhulima, S.T., M.T., resmi terpilih sebagai Ketua Forum Pimpinan Pascasarjana Indonesia (FORPIMPAS) periode 2026–2028. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Kerja FORPIMPAS 2026 yang berlangsung di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada 5–8 Juli 2026 dan diikuti 33 pimpinan program pascasarjana dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Terpilihnya Prof. Richard menjadi bukti kepercayaan nasional terhadap kepemimpinan Program Pascasarjana Unpatti sekaligus memperkuat posisi perguruan tinggi asal Maluku tersebut dalam pengembangan pendidikan tinggi pascasarjana di tingkat nasional.
Berdasarkan rilis yang diterima media ini, Selasa (7/7), Program Pascasarjana Unpatti menyebut amanah tersebut merupakan pengakuan atas kapasitas, integritas, dan komitmen Unpatti dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan tinggi pascasarjana di Indonesia.
Rapat Kerja FORPIMPAS 2026 diselenggarakan oleh Program Pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat (ULM) sebagai tuan rumah. Selain agenda pemilihan ketua, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Seminar Nasional bertema “Integrasi Pengelolaan Lingkungan melalui IPTEK, Transformasi Sains, Hukum, Sosial, Ekonomi dan Budaya menuju Ekosistem Berkelanjutan.”
Seminar menghadirkan sejumlah narasumber nasional dan internasional, di antaranya Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.S., Prof. Eng. Agus Haryono dari BRIN, serta Prof. Madya Dr. Zainuddin bin Hasan dari Universiti Teknologi Malaysia yang menyampaikan materi secara daring.Sebanyak 46 pemakalah dari perguruan tinggi, lembaga riset, dan instansi pemerintah turut berpartisipasi.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pelantikan pengurus FORPIMPAS oleh Kepala LLDIKTI Wilayah XI Kalimantan serta peringatan Dies Natalis ke-20 Program Pascasarjana ULM.
Dalam kepemimpinannya, Prof. Richard diharapkan mampu memperkuat peran FORPIMPAS sebagai wadah strategis untuk meningkatkan mutu akademik, memperluas kolaborasi riset dan inovasi, memperkuat jejaring nasional maupun internasional, serta meningkatkan kontribusi program pascasarjana terhadap pembangunan bangsa.
Program Pascasarjana Unpatti menilai terpilihnya Prof. Richard menjadi momentum penting untuk memperluas kerja sama antarpascasarjana perguruan tinggi, meningkatkan daya saing institusi, serta memperkuat kontribusi pendidikan tinggi dalam menjawab kebutuhan pembangunan nasional.(PNI-02)
