JAKARTA, PNI.- Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, ParagonCorp menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan melalui pengembangan berbagai produk yang lebih ramah lingkungan, mulai dari penggunaan bahan baku hasil daur ulang hingga kemasan yang dapat didaur ulang.
Perusahaan FMCG nasional yang menaungi sejumlah merek kecantikan dan perawatan diri tersebut terus mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam setiap tahapan pengembangan produk, mulai dari formulasi, pemilihan bahan baku, hingga desain kemasan.
Salah satu inovasi yang menjadi sorotan adalah pemanfaatan bahan hasil upcycling, seperti Wastar™️ Lavender yang digunakan pada produk Tavi dan Emina. Bahan tersebut berasal dari lavender yang telah digunakan untuk ekstraksi minyak esensial dan kemudian diolah kembali menjadi bahan aktif yang bermanfaat bagi kesehatan kulit.
Paragon juga menghadirkan sejumlah produk dengan formula reef safe yang aman bagi ekosistem terumbu karang, di antaranya sunscreen dari merek Tavi dan Kahf. Selain itu, beberapa produk telah menggunakan kemasan berbahan post-consumer recycled (PCR) guna mengurangi penggunaan plastik baru.
Tak hanya fokus pada hilir, perusahaan juga memperkuat aspek keberlanjutan dari sisi rantai pasok. Melalui produk parfum Earth Love Life Forest Therapy EDP, Paragon menggandeng lebih dari 700 petani nilam di Sulawesi dalam program pertanian regeneratif yang telah memperoleh sertifikasi For Life dari Ecocert.
Deputy CEO & Chief R&D Officer ParagonCorp, dr. Sari Chairunnisa, mengatakan inovasi produk harus mampu menjawab kebutuhan konsumen sekaligus mempertimbangkan dampaknya terhadap lingkungan. “Kami percaya bahwa inovasi produk yang baik tidak hanya menjawab kebutuhan konsumen saat ini, tetapi juga mempertimbangkan dampaknya terhadap lingkungan di masa depan. Karena itu, kami terus berupaya menghadirkan keberlanjutan lebih dekat dalam keseharian konsumen melalui berbagai pengembangan produk yang dilakukan secara bertahap,” ujarnya pada media ini, Jumat (5/6).
Menurutnya, setiap langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak positif yang lebih besar bagi masyarakat dan lingkungan.
Didirikan pada 1985, ParagonCorp saat ini memiliki lebih dari 14.000 karyawan dengan kapasitas produksi mencapai 135 juta unit per tahun. Produk-produknya telah dipasarkan di Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.
Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini menjadi pengingat bahwa transformasi menuju industri yang lebih berkelanjutan membutuhkan kolaborasi dari seluruh pihak, termasuk dunia usaha melalui inovasi produk yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.(PNI-01)
