AMBON, PNI.- Universitas Pattimura (Unpatti) bersama Inpex kembali memperkuat kolaborasi dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) lokal agar mampu mengambil peran pada pengembangan Proyek Strategis Nasional Abadi Blok Masela di Maluku. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kuliah tamu bertema Electrical Engineering and Project Management in Onshore LNG Development yang digelar di Aula Rektorat Lantai II Unpatti, Kamis (2/7).
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Unpatti, Dr. Ruslan H.S. Tawari, S.Pi., M.Si., yang mewakili Rektor, mengatakan proyek LNG di Blok Masela membutuhkan tenaga kerja dengan kompetensi tinggi, terutama di bidang teknik elektro dan manajemen proyek.
Menurutnya, pengembangan fasilitas LNG merupakan pekerjaan berskala besar dengan tingkat kompleksitas dan risiko tinggi sehingga memerlukan dukungan teknologi modern serta SDM yang siap bersaing.
Ia menegaskan Universitas Pattimura memiliki tanggung jawab strategis menyiapkan generasi muda Maluku agar mampu berkontribusi sejak tahap konstruksi hingga operasional Proyek Abadi Blok Masela.
Berdasarkan rilis yang diterima media ini pada Selasa (7/7), Ruslan juga menjelaskan sistem kelistrikan menjadi salah satu aspek paling penting dalam operasional fasilitas LNG. Karena itu, mahasiswa didorong memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperkaya wawasan sekaligus memahami kebutuhan nyata dunia industri.
Sementara itu, Quality Assurance/Quality Control Manager PT Inpex, Dorkas Tobing, mengatakan peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan Blok Masela. Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri penting agar mahasiswa memahami standar kompetensi yang dibutuhkan sehingga lebih siap memasuki dunia kerja. “Kami percaya masa depan dimenangkan oleh mereka yang paling siap. Karena itu, pengembangan kompetensi perlu dilakukan sejak dini agar mahasiswa memiliki bekal menghadapi kebutuhan industri,” ujarnya.
Kuliah tamu menghadirkan praktisi industri Rachmat Arifin Mustafa dan Ardian Fandika dengan moderator Dr. Ir. Hanok Mandaku, S.T., M.T., IPM. Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif yang memberi kesempatan kepada mahasiswa berdialog langsung dengan para narasumber.
Selain kuliah tamu, PT Hempel Indonesia juga menggelar lokakarya pengecatan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan untuk meningkatkan keterampilan teknis mahasiswa sebagai bagian dari persiapan menghadapi kebutuhan tenaga kerja pada pengembangan Proyek Abadi Blok Masela.(PNI-02)
